Sabtu, 22 Juni 2013

Hubungan Peran Asuh,Asih,dan Asah Ibu Single parent Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia 4-6 Tahun di TK Pertiwi,Patianrowo,Nganjuk


ABSTRAK

Hubungan Peran Asuh,Asih,dan Asah Ibu Single parent  Dengan Tumbuh Kembang Anak Usia 4-6 Tahun di TK Pertiwi,Patianrowo,Nganjuk


Indah Kusumaning Wardhani


Peran ibu dalam tumbuh kembang anak adalah peran ibu dalam mendidik anak dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam hal ini peran yang dimaksud meliputi peran asuh, asih dan asah yaitu kebutuhan akan fisik, kasih sayang dan stimulasi mental. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran asuh, asih dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun di TK Pertiwi, Patianrowo Nganjuk.
Desain penelitian yang digunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya yaitu 60 orang. Pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan sampel 35 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan lembar observasi.
Dari hasil penelitian didapatkan sebesar 45,71% peran ibu tergolong cukup, pertumbuhan tergolong sedang sebanyak 57,14% sedangkan perkembangan sebanyak 74,29% yang tergolong normal.
Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis spermank rank karena skala dari penelitian ini ordinal.
Pada hasil penelitian tentang peran asuh, asih dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun diharapkan para tenaga kesehatan memberikan penyuluhan tentang pentingnya peran ibu dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.

Kata kunci : peran ibu, pertumbuhan, perkembangan.



ABSTRACT
Role relation Take care of the Asih and Sharpen Mother single parent growth is Flower of Age Child 4-6 Year in TK Pertiwi Patianrowo Nganjuk


Indah Kusumaning Wardhani


 Role of mother in growing child flower is role of mother in child  in the effort educating is optimal of growth and growth of child. In this case such role cover role take care of, asih, and sharpen that is requirement of physical, and affection of stimulasi bounce. Target of in this research [is] to analyse role take care of, asih, and sharpen mother of single parent growed age child flower 4 - 6 year [in] TK Pertiiwi Patianrowo Nganjuk.
 Analytic used Desain Research with approach of sectional cross. Its population that is 60 people. Election of sampel with by using sampling purposive with sampel 35 people. data collecting method with observation sheet and kuesioner.
 From result of research in getting equal to 45,71% role of mother pertained enough, growth pertained is counted 57,14% while growth counted 74,29% what pertained is normal
Analisis of research is shown from of sperman rank becous with ordinal scala.
 At result of research about role take care of, asih, and sharpen mother of singel parent growed age child flower 4 - 6 year in expecting all health energy give counselling about is important of him role of mother growed age child flower 4 - 6 year.

Keyword : role of mother, growth, development.


BAB 1
 PENDAHULUAN

a.             Latar Belakang
                        Peran ibu dalam pertumbuhan dan perkembangan adalah peran atau keterlibatan seorang ibu dalam mendidik anak dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Peran seorang ibu dalam mendidik anaknya untuk proses pertumbuhan dan perkembangan haruslah memperhatikan asuh, asih, asah. Namun kenyataan yang ada di dalam masyarakat kebutuhan akan asuh, asih, asah pada anak tidak dapat terpenuhi secara optimal. Hal ini dapat di pengaruhi karena kurangnya antara pengetahuan dan waktu ibu bersama anaknya, terlebih lagi ibu yang single parent. Ibu single parent  di tuntut untuk pintar membagi waktu antara pekerjaan dan anaknya. Apalagi ibu single parent  yang masih mempunyai anak 4-6 tahun sangat memerlukan perhatian khusus dari orangtuanya terlebih lagi ibu. Karena pada usia ini keingintahuan anak akan sesuatu sangatlah tinggi. Anak akan banyak bertanya sehingga terkesan cerewet. Hal ini di sebabkan karena anak pada usia 4-6 tahun mereka mengalami pengembangan inisiatif / ide, sampai pada hal-hal yang berbau fantasi (www.infoanak.com).
                        Menurut hasil penelitian di Negara Filiphina ibu single parent  kira kira mencapai 50%. Sedangkan di Negara Indonesia, menurut Cahyu Dwi dan Titi Atmojo pelopor komunitas single parent  Indonesia pada November 2007 menyebutkan bahwa pada awal berdiri, milis hanya beranggotakan 40 orang saja.. Titi juga menambahkan, setelah 3 tahun berdiri anggota komunitas ini pun bertamabah menjadi hampir 150 orang (maria@mediaIndonesia.com dan Indosingleparent@yahoogroup.com). Sedangkan menurut data yang di peroleh jumlah ibu single parent  di kecamatan patiantrowo mencapai 30 orang. Namun hanya 15 orang ibu single parent  yang memberikan asuh,asih,asah secara optimal kepada anak-anaknya.
                        Dalam hal ini, masalah yang terjadi umumnya pada ibu yang pekerja. Karena peran ibu single parent  yang harus membiayai kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian waktu untuk kontak dengan anak sendiri sangat kurang. Karena ibu lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja. Pada dasarnya anak usia 4-6 tahun sangatlah membutuhkan pengawasan ekstra. Sebab dalam tahap ini mereka mengalami pengembangan inisiatif/ide sehingga anak akan cenderung banyak bertanya dalam semua hal. Apabila anak tersebut tidak mendapatkan jawaban yang tepat akibatnya anak tersebut akan salah persepsi dan anak akan melakukan apapun yang mereka inginkan tanpa adanya larangan.  Sehingga anak akan melakukan prilaku menyimpang misalnya anak akan salah pergaulan, anak nakal karena waktu untuk memperoleh asuh, asih, asah kurang. Oleh karena itu sebagian ibu haruslah mengerti tentang kebutuhan bagi anaknya walaupun ibu tersebut single parent.
Tumbuh kembang anaknya. Maka dari itu perlu dilakukan suatu penelitian guna untuk mengetahui seberapa besar peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
1.2 Rumusan Masalah
            Bagaimana hubungan peran ibu single parent yang meliputi asuh, asih dan asah dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo tahun 2010 ?
1.3 Tujuan Penelitian
1.3.1    Tujuan umum
            Mengetahui pengaruh peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo.
1.3.2    Tujuan khusus
1.   Mengidentifikasi peran asuh  di TK Pertiwi Patianrowo.
2.   Mengidentifikasi peran asih di TK Pertiwi Patianrowo.
3.   Mengidentifikasi peran asah di TK Pertiwi Patianrowo.
4.   Mengidentifikasi tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo.
5.   Menganalisis hubungan peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo.
1.4     Manfaat penelitian
1.4.1    Bagi Responden
                        Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan pada ibu pentingnya peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
1.4.2        Bagi Peneliti
                        Penelitian ini menambah pengetahuan bagi peneliti tentang seberapa besar peran asuh, asih, dan asah ibu single parent  dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
1.4.3        Bagi Profesi Kebidanan
                        Penelitian memberikan masukan bagi profesi dalam mengembangkan perencanaan kebidanan yang akan di lakukan tentang pentingnya peran asuh,,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
1.4.4        Bagi Penelitian Selanjutnya
                        Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi peneliti selanjutnya dan peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang pentingnya dukungan dan keikutsertaan suami terhadap asuh, asih, asah anak usia 4-6 tahun.
1.5. Batasan Penelitian
                        Peneliti hanya meneliti mengenai peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun dan peneliti tidak meneliti tentang pentingnya dukungan dan keikutsertaan suami terhadap asuh, asah, asih terhadap anak usia 4-6 tahun.

BAB 4
HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini akan disajikan hasil penelitian sesuai dengan tujuan penelitian yang ditetapkan, selanjutnya hasil penelitian ini dianalisis sesuai variabel yang diteliti.

4.1. Gambaran Lokasi
Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi Patianrowo Kabupaten Nganjuk yang terletak di barat Desa Sanggrahan, sebelah selatan dibatasi oleh Desa Pandantoyo, sebelah timur dibatasi oleh Desa Glagahan, dan disebelah utara dibatasi oleh Desa Pecuk. Dan menurut hasil penelitian, didapatkan 35 orang ibu single parent yang mempunyai anak usia 4 – 6 tahun. Penelitian ini dilakukan mulai pertengahan bulan Agustus.
Hasil penelitian akan dibagi dalam dua bagian meliputi data umum dan data khusus. Data umum berupa karakteristik responden yang meliputi umur, pendidikan dan pekerjaan. Data khusus yang meliputi peran asuh, asih dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun.

4.1.1 Data Umum
Data umum terdiri atas karakteristik responden yaitu :
1. Distribusi responden menurut umur
Tabel 4.1. Distribusi responden menurut umur di TK Pertiwi Patianrowo, Nganjuk bulan Agustus 2010.
No
Umur
Frekuensi
Prosentasi (%)
1
21 – 25 tahun
14
40
2
26 – 30 tahun
5
14,28
3
31 – 35 tahun
10
28,58
4
36 – 40 tahun
6
17,14

Jumlah
35
100
   Sumber: Data Primer 2010

2. Distribusi responden menurut tingkat pendidikan
Tabel 4.2. Distribusi responden menurut tingkat pendidikan di TK Pertiwi Patianrowo, Nganjuk bulan Agustus 2010.
No
Umur
Frekuensi
Prosentasi (%)
1
SD
5
14,3
2
SLTP
15
42,86
3
SLTA
13
37,14
4
PT
2
5,7

Jumlah
35
100
Sumber: Data Primer 2010


4.1.2. Data Khusus
1. Distribusi responden menurut tingkat peran asuh, asih dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun.
Tabel 4.3. Distribusi responden menurut tingkat peran asuh, asih dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6  tahun di TK Pertiwi Patianrowo, Nganjuk bulan Agustus 2010.
No
Tingkat Peran Asuh, Asih dan Asah Ibu Single Parent
Frekuensi
Prosentasi (%)
1
Baik
9
25,71
2
Cukup
16
45,71
3
Kurang
10
28,58

Jumlah
35
100
Sumber: Data Primer 2010

2. Distribusi balita menurut perkembangan anak
Tabel 4.4 Distribusi balita menurut perkembangan anak usia 4 – 6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo, Nganjuk bulan Agustus 2010.
No
Jenis Perkembangan
Frekuensi
Prosentasi (%)
1
Normal
26
74,29
2
Meragukan
6
17,14
3
Abnormal
3
8,57
4
Tidak dapat di test
-
-

Jumlah
35
100
    Sumber: Data Primer 2010

3. Distribusi balita menurut pertumbuhan anak
Tabel 4.5. Distribusi balita menurut pertumbuhan anak usia 4 – 6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo, Nganjuk bulan Agustus 2010.
No
Pertumbuhan
Frekuensi
Prosentasi (%)
1
Gemuk
5
14,28
2
Sedang
20
57,14
3
Kurus
10
28,58

Jumlah
35
100
Sumber: Data Primer 2010


4. Perhitungan data antara variabel independent dengan variabel dependent.
Perhitungan data hubungan antara peran Asuh, Asih dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun dengan menggunakan uji statistik sperman Rank didapatkan hasil a = 0,05 keyakinan 95% maka Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara peran Asuh, Asih, Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun.
4.2. Pembahasan
4.2.1. Peran Asuh, Asih dan Asah single parent
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 35 responden didapatkan sebagian besar responden memiliki peran baik 25,71 %, cukup 45%  dan kurang 28,58%. Peran yang diteliti dalam penelitian ini adalah keseluruhan paran ibu yaitu mencakup peran Asuh,Asih,dan Asah. Peran Asuh meliputi pemberian gizi atau pangan yang cukup,perawatan kesehatan,pemberian papan atau pemukiman yang layak,dan pemberian sandang, Peran Asih meliputi pemberian kasih sayang,dan pemberian perhatian sedangkan peran Asah meliputi pengembangan kreatifitas dan stimulasi mental ( keterampilan dan kreatifitas). Perbedaan tingkat peran tersebut bisa disebabkan oleh perbedaan umur. Tingkat pendidikan serta pengalaman. Perbedaan umur responden dapat mempengaruhi hasil evaluasi kuesioner, dari tabel distribusi menurut umur didapatkan sebagian besar berumur antara 21 – 25 tahun yaitu 40%.
Hal ini sesuai dengan pendapat Nursalam (2001) yang menyatakan bahwa umur sangat berpengaruh pada kesadaran seseorang, semakin cukup umur seseorang maka tingkat kematangan dan kekuatan seseorang akan lebih matang dalam berfikir dan bertindak. Pada usia 21 – 25 tahun merupakan usia yang labil dan tingkat pengetahuannya kurang tetapi hasil dari kuesioner menunjukkan tingkat peran ibu adalah cukup (45,71 %). Peran adalah pola, perilaku, nilai, dan tujuan yang di harapkan dari seseorang berdasarkan posisinya di masyarakat, peran yang diterapkan adalah peran di mana seseorang tidak punya pilihan (Nursalam). Peran ibu single parent tergolong cukup (45,71) disebabkan karena kurangnya pengalaman dalam hal pengasuhan anak, kurangnya pengalaman ini disebabkan usia mereka masih muda dan juga pada usia tersebut merupakan pengalaman pertama (anak pertama) dalam mengasuh anak. Semakin bertambahnya usia semakin bertambah pula pengalaman yang dimiliki, semakin cukup usia tingkat kematangan dan kekuatan akan lebih baik dalam berfikir dan bekerja selain itu peran ibu tergolong cukup karene salah satu indikator tidak terpenuhi secara maksimal yaitu  peran Asih karena ibu single parent tidak bisa secara maksimal memberikan perhatian dan kasih sayang yang penuh terhadap anaknya karena harus membagi waktu antara anak dengan pekerjaan.
Berdasarkan hasil penelitian di TK Pertiwi Patianrowo Kabupaten Nganjuk tahun 2010. Didapatkan data sebagai berikut : sebagian besar responden berpendidikan SLTP yaitu 42,86 %. Dari evaluasi kuesioner didapatkan bahwa peran Asuh, Asih, Asah tidak dapat diberikan secara maksimal. Para ibu tidak mengerti bahwa Asuh, Asih dan Asah sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. Nursalam (2001) menjelaskan bahwa makin tinggi pendidikan seseorang, maka makin mudah menerima informasi sehingga makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki.
Menurut peneliti hal ini juga disebabkan karena belum adanya penyuluhan tentang peran Asuh, Asih dan Asah bagi anak, selain itu tingkat peran ibu juga dipengaruhi oleh kurangnya informasi baik dari media cetak maupun media-media lain yang membahasa tentang pentingnya peran ibu terhadap tumbuh kembang anak.
Maka dari itulah setiap ibu harus di beri penyuluhan tentang pentingnya peran ibu (Asuh,Asih,Asah) bagi tumbuh kembang anaknya agar anaknya dapat berkembang secara maksimal.
4.2.2. Perkembangan Anak
Berdasarkan hasil penelitian terhadap perkembangan anak yang dilakukan dengan test  DDST didapatkan sebagian besar anak menunjukkan perkembangan yang normal yaitu 74,29%, yang memiliki status perkembangan meragukan 17,14%, abnormal 8,57%.
Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil pematangan (www.infoanak.com).
Melihat dari tingkat peran ibu yang sebagian besar hasilnya cukup (45,71%) akan tetapi perkembangan anak yang normal mencapai 74,29% . Hal ini karena peran ibu single parent yang meliputi asuh,asih,dan asah sudah cukup dapat disalurkan pada anaknya. Dalam kesehariannya anak sudah dapat berkumpul, berkomunikasi, dan bermain dengan ibu dan teman-teman sebaya sehingga anak memperoleh stimulasi dengan sendirinya.
4.2.3. Pertumbuhan Anak
Berdasarkan hasil penelitian terhadap pertumbuhan anak yang dilakukan dengan mengukur BB didapatkan sebagian berat badan anak sedang yaitu 57,14%, yang memiliki berat badan gemuk 14,28, kurus 28,57%.
Pertumbuhan (growth) berkaitan degan masalah perubahan dalam besar,jumlah tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan ukuran berat ( gram,pound,kg), ukuran panjang (cm,meter). Melihat dari tingkat peran ibu yang sebagian besar hasilnya cukup (45,71%) dan pertumbuhan anak tergolong sedang mencapai 57,14%.
 Hal ini dikarenakan peran ibu single parent memberikan konsumsi makanan yang seadanya. Karena para ibu single parent harus menyesuaikan dengan kebutuhan yang lain. Peran ibu single parent di sini selain sebagai ibu dari anak-anaknya juga sebagai kepala keluarga yang harus membiayai kebutuhan sehari-hari. Sehingga pembagian keuangan harus diatur disesuaikan dengan kebutuhan.
4.2.4. Hubungan antara peran Asuh, Asih dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh data sebagai berikut: peran : baik sebanyak 9 responden ( 25,71%), cukup sebanyak 16 responden ( 45,71), dan kurang sebanyak 10 responden ( 28,58%). Perkembangan anak : normal sebanyak 26 responden ( 74,29%),meragukan sebanyak 6 responden ( 17,14%), abnormal sebanyak 3 responden (8,57%). Pertumbuhan: Gemuk sebanyak 5 responden (14,28%), sedang sebanyak 20 responden ( 57,14 %),dan kurus sebanyak 10 responden (28,58%).
Dari data di atas maka dilakukan perhitungan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara peran Asuh, Asih dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang ana usia 4-6 tahun dengan menggunakan nilai tingkat kemaknaan a = 0,05, dari hasil perhitungan maka Ho ditolak hal ini menunjukkan adanya hubungan peran Asuh, Asih dan Asah dengan tumbuh kembang anak.

BAB 5
KESIMPULAN


5.1. Identifikasi Tujuan Khusus
a.      Sebagian besar peran Asuh, Asih, dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun tergolong cukup yaitu 45,71%.
b.      Perkembangan anak usia 4 – 6 tahun di TKPertiwi Patianrowo tergolong normal yaitu 74,29%.
c.      Pertumbuhan anak usia 4 – 6 tahun di TK Pertiwi, Patianrowo tergolong sedang yaitu 57,14%.
5.2   Kesimpulan
Menurut hasil penelitian dengan menggunakan tingkat kemaknaan a = 0,05 di dapatkan hasil Ho ditolak maka artinya ada hubungan antara peran Asuh, Asih, dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4 – 6 tahun di TK Pertiwi Patianrowo Nganjuk.

5.3. Saran
Dari kesimpulan diatas peneliti dapat memberikan saran yang berguna, yaitu :
5.3.1        Bagi Responden
Dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan pada ibu pentingnya peran Asuh,Asih,dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.

5.3.2        Bagi Peneliti
 Penelitian ini menanbah pengetahuan bagi peneliti tentang seberapa besar peran Asuh,Asih, dan Asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.
5.3.2        Bagi Profesi Kebidanan
Penelitian memberikan masukan bagi profesi dalam mengembangkan perencanaan kebidanan yang akan di lakukan tentang pentingnya peran asuh,asih,dan asah ibu single parent dengan tumbuh kembang anak usia 4-6 tahun.

0 komentar:

Poskan Komentar